Blog Ini Menyediakan Berbagai Informasi yang Insya Allah bermanfaat untuk Anda
Thursday, June 27, 2013
Thursday, January 31, 2013
Kanker salah satu penyebabnya adalah sumber masukan gizi yang kurang baik seperti beras yang ditanam dengan pupuk kimia tadi. Penggunaan pupuk organik dengan sistem tanam sabatang diharapkan dapat menumbuhkan banyak butir padi nantinya. Sehingga, beras yang dihasilkan dapat meningkat daripada biasanya. Selain menyehatkan bagi tubuh manusia juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Untuk itu Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuah bekerjasama dengan dinas terkait dalam pengelolaan sawah khususnya di jorong Ladang Laweh. Tak tertutup kemungkinan jorong-jorong lain di nagari Batipuah Baruah ikut andil dalam pengelolaan sawah yang sudah dikemas secara ilmiah oleh Dinas Pertanian dan Holtikultura Sumatera Barat.
Acara pembukaan SL-PTT
ini dihadiri oleh Dinas Pertanian dan Holtikultural Sumatera Barat yang
diwakili oleh Ir.Djoni dan dua orang anggota DPRD provinsi Sumbar Drs. H.
Irdinansyah Tarmizi dan Musmaizer, S.IP. Dt. Gamuak. Kedua anggota DPRD yang
berasal dari fraksi Golkar itu memberikan kata sambutan di depan tokoh
masyarakat, wali jorong Ladang Laweh, camat Batipuah, wali nagari Batipuah
Baruah dan para petani yang berkesempatan hadir saat itu.
Sebagai buah tangan Irdinansyah, anggota DPRD Sumbar yang akan habis masa jabatannya memberikan sumbangan dana sebesar 15 juta rupiah kepada Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuah. Harapannya uang tersebut dapat digunakan untuk pengembangan yayasan ke depannya. Yayasan yang masih bersekretariat dengan sebuah pondok kecil ini harapannya bisa mendapat perhatian yang serius dari berbagai kalangan dalam hal pembangunan sekretariat yang lebih bagus nantinya.Yayasan yang bergerak di bidang podok Al-Qur’an, adat dan pengembangan budaya ini berhasil mengharumkan nama kecamatan Batipuah di dunia persilatan Tanah Datar. Dua orang murid silat (silek) yayasan dengan nama kelompok silek Tuduang Babangkeh berhasil menggaet juara 2 remaja puteri dalam ajang Festival Budaya Tigo Luhak di Batusangkar beberapa waktu yang lalu. Begitu harapannya nanti yayasan ini dapat berkembang, tidak hanya dalam tingkat kabupaten namun juga bisa di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional nantinya. (Hasan Asyhari)
Sebagai buah tangan Irdinansyah, anggota DPRD Sumbar yang akan habis masa jabatannya memberikan sumbangan dana sebesar 15 juta rupiah kepada Yayasan Annur Abdul Rahman Batipuah. Harapannya uang tersebut dapat digunakan untuk pengembangan yayasan ke depannya. Yayasan yang masih bersekretariat dengan sebuah pondok kecil ini harapannya bisa mendapat perhatian yang serius dari berbagai kalangan dalam hal pembangunan sekretariat yang lebih bagus nantinya.Yayasan yang bergerak di bidang podok Al-Qur’an, adat dan pengembangan budaya ini berhasil mengharumkan nama kecamatan Batipuah di dunia persilatan Tanah Datar. Dua orang murid silat (silek) yayasan dengan nama kelompok silek Tuduang Babangkeh berhasil menggaet juara 2 remaja puteri dalam ajang Festival Budaya Tigo Luhak di Batusangkar beberapa waktu yang lalu. Begitu harapannya nanti yayasan ini dapat berkembang, tidak hanya dalam tingkat kabupaten namun juga bisa di tingkat provinsi, nasional bahkan internasional nantinya. (Hasan Asyhari)
Thursday, January 24, 2013
Daku
Bertanya tentang Ibu Kota
Di
bawah langit mendung,
Daku
bertanya pada hati,
Kenapa
air itu mengepung daratan ibu kota?
Daku
juga bertanya pada hati,
Kenapa
mereka masih tetap bertahan dalam pondoknya?
Padangpanjang,
20 Januari 2013
Pagi
menjelang siang,
Daku
mengayunkan kaki,
Menuju
lembah kesehatan,
Tempat melirik orang-orang tak sehat.
Daku mengunyah hati,
Meresah dalam tautannya,
Bercengkerama dengan kata,
Melerai hanyutan rasa.
Padangpanjang,
23 Januari 2013
Thursday, January 17, 2013
Memilah aroma kejayaan masa lalu,
Memesona dalam kealpaan dulu,
Menyingkap seribu aksara cinta.
Kotaku kota serambi,
Platformnya kota islam,
Masyarakatnya nan agamais.
Penuh akan kehebohan iman.
Kotaku kota serambi,
Penuh akan pendidikan,
Ada pesantren nan modern,
Ada sekolah umum,
Kotaku kota serambi,
Menghiasi bulan di kala malam,
Ada lampu kuning pelerai benci,
Mengetengahkan jiwa nan risau.
Di
kota Serambi (Padangpanjang), Januari 2013
Padang-Hari
ini, Minggu (09/12/12) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu Sosial (FIS) bekerjasama dengan beberapa
Unit Kegiatan Mahasiswa Fakultas (UKMF)
Ilmu Sosial menggelar sebuah iven akbar bertajuk “Workshop dan Penulisan Jurnal
Ilmiah dengan tema Aku Handal Menulis Jurnal.” Iven ini diketuai oleh Ahmad
Salim Ridwan (Geografi,2010). Menariknya, PAFIS yang diwujudkan kampus merah
Universitas Negeri Padang ini juga mengajak seluruh fakultas yang ada di UNP
dan juga beberapa perguruan tinggi di kota Padang. Peserta yang hadir lebih
kurang 300 orang peserta. Acara ini tidak dipungut biaya alias gratis.
“Kegiatan
ini dilakukan dalam bentuk workshop, pelatihan dan mentoring yang akan dilakukan
selama dua hari yakni tanggal 14-15 Desember mendatang,” ujarnya di depan
peserta yang hadir. Dalam kata sambutannya, Gubernur BEM FIS 2012/2013 Mujiono
(Geografi, 2009) mengutarakan bahwa kegiatan ini diselenggrakan sebagai bentuk
implementasi dari salah satu program kerja Departemen Pendidikan dan Penelitian
BEM FIS 2012/2013 sekaligus melirik surat edaran DIRJEN DIKTI No.152 tahun 2012
bahwasanya setiap mahasiswa SI, SII dan SIII yang tamat kuliah harus membuat
sebuah jurnal ilmiah yang diterbitkan di tingkat masing-masing yang gunanya
sebagai pendeteksi apakah tugas akhir yang dibuat plagiat atau bukan. Acara
yang diselenggarakan di Auditorium Prof. Kamaludin ini dibuka resmi oleh Drs.
H. Ikhwan, M.Si selaku Pembantu Dekan III (PD III) FIS UNP. “Diharapkan, di
masa akan datang kegiatan seperti ini dapat dilanjutkan dengan format yang
lebih baik lagi,” ungkapnya di depan podium.
Kemudian,
acara dilanjutkan dengan workshop yang diisi oleh tiga orang pemateri dengan
berbagai materi yang sudah ditunjuk panitia pelaksana sebelumnya. Secara umum,
seluruh birokrat FIS dan mahasiswa se-UNP mengapresiasi atas terselenggaranya
kegiatan yang sangat hangat ditelinga para mahasiswa akhir-akhir belakangan
ini. “Motivasi mengikuti acara ini karena ini pelatihan yang merupakan syarat
wisuda dan agar nanti bisa bersaing dengan negara lain,” ucap Abdullah Hasan
(Sejarah, 2010) salah seorang peserta acara tersebut. (JP/HASAN
ASYHARI)
Monday, January 14, 2013
![]() |
| Dikusi bersama Drs. Irzen Hawer dan M. Subhan (Novelis) |
Sebagai bentuk
keprihatinannya akan kurang boomingnya penulis-penulis asal kota hujan,
Padangpanjang seperti yang terdahulu Buya Hamka, AA Navis dan Taufik Ismail.
Sekaligus melakukan pembahasan maupun berbagai masukan terhadap karya-karya
penulis yang sudah maupun belum dipublikasikan. Maka dari itu, pada hari ini
Minggu, 13 Januari 2013 diadakanlah diskusi perdana yang selanjutnya akan rutin
dilaksanakan dwimingguan dengan tempat yang berbeda juga. Yang hadir saat itu
umumnya adalah penulis pemula maupun yang sudah lama berkecimpung dalam dunia
kepenulisan. Bertempat di rumah penulis novel Cinta di Kota Serambi, Drs. Irzen
Hawer atau akrab dipanggil cikgu oleh
rekan-rekannya. Diskusi perdana ini dihadiri oleh ketua umum FAM Indonesia,
Muhammad Subhan dan beberapa orang penulis lainnya apakah itu penulis buku
maupun penulis di berbagai media lainnya.
Dalam diskusi tersebut
diawali dengan pembahasan terkait sastra. Menyorot kritikus sastra yang
terdahulu HB. Yasin. Beliau merupakan salah seorang sosok pakar sastra yang
populer di Indonesia. Berbagai buku sastra sudah dilahapnya sebagai bentuk
kekritisannya akan sastra di Indonesia. Sempat terjadi adu pendapat oleh para
yang hadir saat itu terkait pengertian sastra yang sebenarnya seperti apa. Ada
juga sastrawan yang menyebut novel-novel sekarang yang sangat populer seperti
laskar pelangi bukan merupakan sastra namun merupakan pop. Sebuah genre baru di
dunia kepenulisan yang berbau kepopuleran (pop). Ada juga sastrawan lain yang
berpandangan sastra itu adalah suatu tulisan yang mengandung nilai moral. Nah,
kalau begitu novel-novel sekarang juga banyak mengandung nilai moral. Perbedaan
argumen para sastrawan itu yang ditengahi saat diskusi tersebut.
Dalam diskusi yang
berlangsung hampir tiga setengah jam itu. Masing-masing penulis juga ditanyakan
bakat menulisnya ke jenis sastra yang mana apakah fiksi maupun nonfiksi. Dan
sempat juga disinggung terkait cara mengirim berbagai tulisan ke media cetak
seperti koran lokal (daerah). Diskusi yang berlangsung seru itu terkesan dimakan
waktu. Sehingga sekitar jam 16.30 WIB diskusi ditutup dengan penugasan membuat
sebuah fiksi seperti cerpen dan novel untuk dikemas dalam sebuah kolom di salah
satu jejaring sosial yang nantinya bisa di baca dan dikritisi oleh anggota FAM
lainnya. Sehingga dari berbagai masukan tadi hendaknya bisa lebih baik lagi
apakah dari segi diksi, EYD dan sebagainya. Adapun tujuan akhirnya
tulisan-tulisan tersebut bisa dikirim ke koran lokal bahkan bisa diterbitkan
dalam bentuk buku nantinya. (HASAN
ASYHARI)
Subscribe to:
Posts (Atom)
Blogger templates
Popular Posts
-
Hari Bahasa Ibu, Perkokoh Kearifan Lokal Indonesia Oleh: Hasan Asyhari, S.Pd., Gr. (Guru Sosiologi SMA IT Gema Nurani Bekasi)... -
JP/Sorong- Setelah sukses dengan penyaluran donasi pendidikan “1000 Paket Sekolah untuk Papua Tahap I pada tanggal 30 April 20...
-
Assalamu’alaikum,wr,wb. Sembari menadahkan tangan, marilah kita sejenak menundukkan kepala. Astagfirullahal’azim (3x) A’u...
-
JP/Sorong- Sarjana Mendidik daerah Terdepan, Tertinggal dan Terluar (SM-3T) Indonesia asal LPTK (Lembaga Pendidikan dan Tenaga Kependidi... -
A. Sistem dan Struktur Sosial dan Ekonomi Indonesia Sistem dan Struktur Sosial Indonesia ...
-
Hari ke-1 (Senin, 24 Agustus 2015): Hari ini adalah babak awal bagiku. Allah swt adalah Tuhan Maha Pengatur segala gerak kehidupan ini... -
JP/Padang- Angkatan muda Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) dan Unit Kegiatan Kerohanian (UKK) UNP mengadakan anjangsana ke Panti Asuhan Al-Fa...
-
A. Latar Belakang Keanekaragaman Masyarakat/Bangsa Indonesia Keragaman budaya atau “cultural diver...
-
Mahasiswa Universitas Negeri Padang yang Aktif Menulis Namanya Hasan Asyhari, atau biasa dipanggil Hasan. Ia memiliki nama pena ...
Apakah Blog Ini bermanfaat dalam pencarian informasi anda?
Selamat Datang di Jejak Pikiran
"Temukan Berbagai Informasi Baik Akademik Maupun nonAkademik pada blog ini".
Pengunjung My Blog
Writer: Hasan Asyhari. Powered by Blogger.
Sang Pembuat Jejak
Beliau adalah pembuat akun sekaligus admin blog Jejak Pikiran ini. Dialah Hasan Asyhari, S.Pd. Dia kelahiran 27 Februari 1992. Menamatkan kuliah SI nya di Jurusan Sosiologi, Prodi Pendidikan Sosiologi-Antropologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang tahun masuk 2010. Ia diwisuda pada tanggal 27 September 2014 dengan predikat Cumlaude dan masuk lima besar peringkat lulusan terbaik di Fakultasnya. Dia aktif berorganisasi baik intra maupun ekstra kampus. Dia juga merupakan penulis muda dan juga wartawan muda di kampus. Sekarang ia mengikuti program pemerintah SM-3T Indonesia dengan penempatan Kabupaten Sorong, Papua Barat.
Artikan Yuk!!!
Ikuti Hasan Asyhari
Blog Archive
- December 2010 (3)
- April 2011 (1)
- June 2011 (1)
- July 2011 (1)
- December 2011 (4)
- January 2012 (3)
- February 2012 (8)
- March 2012 (8)
- April 2012 (20)
- May 2012 (12)
- June 2012 (7)
- July 2012 (5)
- August 2012 (6)
- September 2012 (7)
- October 2012 (4)
- November 2012 (2)
- December 2012 (1)
- January 2013 (10)
- June 2013 (3)
- July 2013 (3)
- August 2013 (1)
- September 2013 (1)
- October 2013 (6)
- November 2013 (6)
- December 2013 (3)
- January 2014 (5)
- February 2014 (1)
- March 2014 (5)
- April 2014 (8)
- May 2014 (5)
- June 2014 (2)
- July 2014 (2)
- September 2014 (1)
- October 2014 (1)
- November 2014 (1)
- February 2015 (1)
- March 2015 (2)
- April 2015 (2)
- January 2016 (2)
- April 2016 (1)
- July 2016 (1)
- March 2018 (1)
Entri Populer
-
Assalamu’alaikum,wr,wb. Sembari menadahkan tangan, marilah kita sejenak menundukkan kepala. Astagfirullahal’azim (3x) A’u...
-
“Dengan Kebersamaan Kita Aktualisasikan Nilai-nilai Silaturrahmi dalam Kehidupan Bernagari dan Mewujudkan Generasi Muda yang K...
-
source: nadiadunkz.blogspot.com Long-long time ago, there was a girl named Cinderella. She lived with step mother and step sister. They...
-
A. Latar Belakang Keanekaragaman Masyarakat/Bangsa Indonesia Keragaman budaya atau “cultural diver...
-
A. Emile Durkheim (1858-1917) E mile Durkheim dari perancis adalah seorang tokoh penting yan...
-
A. Sistem dan Struktur Sosial dan Ekonomi Indonesia Sistem dan Struktur Sosial Indonesia ...
-
Dalam menyambut hari ulang tahun radio TOP FM ke-4 tahun, pihak radio dengan frekuensi radio 98,6 FM mengadakan kegiata...
-
A. Identitas (Jati Diri) Suku Bangsa Identitas suku bangsa terkait dengan jati dir...
-
Hmm,,hal ini yang menjadi cambuk kemaluan sebagian dari teman-temanku ketika dosen membagikan hasil ujian tengah seme...






