Thursday, June 14, 2012

Ketika Nilai Dibagikan



            Hmm,,hal ini yang menjadi cambuk kemaluan sebagian dari teman-temanku ketika dosen membagikan hasil  ujian tengah semester di depan lokal. Tak henti rasa deg-deg an muncul dalam perasaan dan pikiran yang tak karuan. Maklum saja hal seperti itu terjadi karena lembar jawaban yang dibagikan bukan lembar jawaban abo kosong tanpa coretan di dalamnya,namun yang dibagikan adalah lembar jawaban mata kuliah Teori yang telah diperiksa alias diberi coretan angka yang akan menentukan aku dan teman-teman untuk bisa mengambil mata kuliah yang merupakan pra syarat dari sebuah mata kuliah untuk semester berikutnya.
            Saatnya dosen membagikan lembar jawaban yang sudah diperiksanya. Ketika melihat nilai teman-temanku yang sudah mereka terima ternyata hampir semua nilai teorinya rendah atau mendekati nilai C. Nah selanjutnya, namaku dipanggil dengan rasa cemas dan kaki lumayan menggigil menemaniku menuju tempat pembagian nilai ujian semesterku. Alhamdulillah, sekitar  50 orang teman yang mengambil mata kuliah di lokalku ternyata nilaiku yang paling tinggi yakni mendapat nilai 95 yang otomatis akan mengiriku memperoleh nilai A. Tak kusangka nilai tinggi muncul sebab melihat persiapanku sebelum ujian boleh dikatakan kurang siap karena beberapa hari sebelum ujian aku disibukkan dengan persiapan acara di organisasiku bernaung yang membuatkau tak terlalu fokus dengan segudang teori-teori yang harus ku hafal dan pahami lagi. Terima kasih Ya Robb.(Hasan Asyhari, Mahasiswa Jurusan Sosiologi FIS UNP)

0 comments:

Post a Comment